• GK-Plug and Play

Duithape Distribusikan Bantuan E-voucher Sembako di Bone dan Serang

Duithape | 21 Januari 2021

Duithape bekerja sama dengan Yayasan CARE Peduli - Cargill dalam melaksanakan program CARE Prosper di Bone, Sulawesi Selatan dan Serang, Banten. Proses pendistribusian bantuan tersebut menggunakan e-voucher melalui Duithape, dan dapat diakses menggunakan akun penerima manfaat yang telah didaftarkan terlebih dahulu.


“Dalam melakukan distribusi, penggunaan Duithape di kondisi pandemi COVID-19 merupakan solusi yang tepat, karena mengurangi transaksi uang kertas yang bisa menyebarkan virus COVID-19. Sehingga pemilihan duithape adalah solusi yang tepat untuk melakukan distribusi bantuan yang telah ditetapkan,” ungkap Rizki Pratama Putra selaku Konsultan Distribusi Tim Project CARE dari Bone.


Penggunaan e-voucher pada proses pendistribusian bantuan di kala pandemi ini dirasa paling aman dan tepat. Tanpa perlu menggunakan uang kertas atau kupon, penerima manfaat sudah bisa mencairkan bantuan, cukup dengan PIN dan SetorMuka© pada Duithape. Bantuan ini dibagikan kepada penerima manfaat sebanyak 3.346 jiwa, dengan total donasi mencapai lebih dari Rp. 2 Milyar, yang dilaksanakan di bulan November-Desember 2020 yang silam. Setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan senilai Rp600,000 yang dapat dibelanjakan sembako, sesuai ketentuan program.


Terdapat 36 desa di kabupaten Bone yang mendapatkan bantuan, yaitu Turu Cinnae, Bukaka, Barakkae, Poleondro, Seberang, Padaelo, Watang Palakka, Macanang, Bulu Tempe, Mattampa Bulu, Mattiro Walie, Pappolo, Watampone, Wasumpu, Bajoe, Mamminasae, Lonrae, Walannae, Macege, Mattampa Walie, Biru, Barugae, Panyula, Majang, Toro, Cellu, Jeppe, Tibojong, Ta, Lalebata, Polewali, Manurungnge, Palette, Massenrenpulu, Sengengpalie, dan Waetuo. Terdapat 22 merchant yang bekerja sama dengan duithape, dan mereka merasa sangat terbantu, karena program ini menaikan keuntungan penjualan di saat pandemi ini.


Salah satu pemilik warung di desa Barakkae Kabupaten Bone, Abdul Kadir, mengatakan, bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan sangat transparan. Penerima manfaat benar-benar terdata hingga pilihan bantuan dan jumlahnya pun sangat terperinci. Tak hanya itu, program CARE tersebut menaikan keuntungan warung hingga 5% dari bulan sebelumnya. Beliau juga menggunakan duithape untuk berjualan pulsa dan pembayaran PLN, selain sebagai aplikasi penyaluran bantuan.


Program yang sama juga dilaksanakan di Serang. Terdapat 33 desa di kabupaten terpilih sebagai tempat pendistribusian bantuan, yaitu desa Cikande, Bojot, Sukatani, Dukuh, Penggalangan, Damping, Situterate, Pematang, Rajeng, Julang, Bakung, Pasir Kembang, Keramat Jati, Sentul, Leuwi Limus, Songgom Jaya, Gabus, Sangiang, Carenang Udik, Cikande Permai, Pamarayan, Wirana, Kepandean, Cisait, Koper, Majasari, Tambak, Ciruas, Cigelam, Pulo, Kragilan, Parigi, dan Gembor Udik, dengan total 32 merchant sebagai tempat penukaran e-voucher bantuan.


Menurut Robi, 28 tahun, salah satu pemilik warung di desa Bojot, Serang, penyaluran bantuan melalui Duithape sangat membantu, dan jauh dari penyelewengan anggaran oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Beliau merasa beruntung, warungnya menjadi salah satu merchant yang bekerja sama dengan Duithape, karena keuntungan penjualannya meningkat hingga 30% dari modal dasarnya.


“Hal penting lainnya yang menjadi pertimbangan kami, Duithape bukan hanya membantu penyaluran bantuan dari kami ke beneficiaries, tapi juga membantu menggerakkan ekonomi lokal, karena menjadikan warung sebagai merchant. Karena warung-warung juga terimbas secara negatif akibat pandemi ini,” ujar Lola Amelia, Project Manager tim Project CARE Bone dan Serang.

Duithape menyalurkan bantuan kepada para penerima manfaat melalui e-voucher, sekaligus mengangkat perekonomian rakyat dengan menjadikan warung setempat sebagai merchant/agen.

8 views0 comments
new logo.png