top of page

5 Industri Yang Menarik Di Jepang Untuk Pemilik Bisnis Dari Indonesia



Jepang adalah salah satu negara dengan ekonomi terbesar di Asia dan Dunia. Dengan potensi pasar yang besar dan budayanya yang sangat kental, tidak heran jika banyak sekali merek-merek asal Jepang yang mendunia dan bahkan menjadi standar kualitas. Seperti contoh, ketika kita mendengar nama Toyota, Sony, dan Nintendo, kita langsung teringat produk-produknya yang bagus, tahan lama, dan mudah sekali digunakan.


Namun, Jepang juga membuka ruang untuk pebisnis-pebisnis dari negara lain untuk ikut serta meramaikan pasar dalam negerinya. Sejak diangkatnya batasan-batasan negara yang disebabkan oleh COVID-19, Jepang sedang gencar membuka-bukakan pintu kerjasama bisnis ke negara lain, tidak terkecuali Indonesia. Tapi apa saja industri-industri yang menarik dan menjanjikan untuk pemilik-pemilik bisnis dari Indonesia yang tertarik untuk memasuki pasar Jepang?


1. Energi Terbarukan


Jepang aktif melakukan investasi pada sumber energi terbarukan, terutama energi surya dan angin. Dengan fokus pada mengurangi ketergantungan pada energi nuklir setelah bencana Fukushima, negara ini mengalami pertumbuhan signifikan dalam infrastruktur energi terbarukan dan teknologi terkait. Terlebih mengingat banyak sekali startup-startup dari Indonesia yang kini sedang menggeluti industri ini, mulai dari hulu hingga hilir, maka memasuki pasar Jepang akan menjadi opsi yang sangat menarik.


2. Agrikultur


Membuka bisnis pertanian adalah pilihan yang layak jika terdapat permintaan terhadap makanan dan produk pertanian lainnya di negara tersebut. Hal ini juga berlaku untuk Jepang karena terdapat permintaan yang tinggi terhadap buah-buahan, sayuran, serta produk peternakan seperti telur dan keju. Jepang adalah tempat yang ideal untuk memulai bisnis. Selain itu, memulai bisnis pertanian hanya membutuhkan modal yang kecil dan dimungkinkan untuk memulainya tanpa kualifikasi atau sertifikat formal.


3. Ekspor dan Impor


Dengan pendapatan yang tinggi di kalangan konsumen Jepang, ini telah menyebabkan minat yang meningkat terhadap barang-barang mewah dan permintaan yang berkembang terhadap layanan global. Hal ini memberikan peluang bagi individu untuk terlibat dalam bisnis impor dan ekspor karena mereka dapat memanfaatkan kecintaan Jepang terhadap barang-barang impor. Ini termasuk produk makanan, barang fashion, mobil, perabotan, dan minuman beralkohol. Selain itu, individu juga dapat mengekspor barang-barang di Jepang kembali ke negara asal mereka untuk dijual.


4. Teknologi Keuangan (FinTech)


Sektor teknologi keuangan Jepang mengalami pertumbuhan yang signifikan. Sistem pembayaran digital, teknologi blockchain, platform peminjaman peer-to-peer, dan robo-advisor adalah beberapa area di mana perusahaan FinTech Jepang membuat kemajuan yang signifikan. Sementara itu, Indonesia sendiri memiliki banyak sekali startup-startup yang berfokus dalam fintech dari hulu hingga hilir, terlebih Indonesia juga memiliki ekosistem fintech yang cukup mumpuni untuk industri ini. Maka, jika startup fintech dari Indonesia ingin mengembangkan bisnisnya ke Jepang, itu adalah keputusan yang tepat.


5. Retail Online


Dengan gaya hidup yang sibuk di kalangan masyarakat Jepang, mendirikan toko ritel online adalah pilihan yang baik dan menguntungkan bersama dengan toko fisik. Dengan memiliki pasar konsumen yang besar, negara ini menawarkan peluang tak terbatas bagi bisnis ritel. Selain itu, brand-brand mampu menjual dengan berbagai macam barang berkualitas dengan harga yang sangat kompetitif. Keuntungan lain dari mendirikan bisnis ritel online adalah Anda tidak diwajibkan membayar biaya sewa dan memungkinkan untuk mendapatkan loyalitas dari pembeli-pembelinya di Jepang.


Kesimpulan


Berdasarkan industri-industri di atas, pemilik-pemilik usaha dari Indonesia mampu memasuki pasar Jepang. Dengan melakukan riset pasar yang cermat, membangun kemitraan lokal, dan memahami kebutuhan pasar serta budaya bisnis Jepang, pemilik usaha dari Indonesia dapat memanfaatkan potensi pasar Jepang dan mengembangkan bisnis mereka dengan sukses. GK-Plug and Play dan TSI Japan mengadakan J-Connect Indonesia, sebuah program akselerator yang berfokus untuk membantu pemilik-pemilik usaha dari Indonesia mendapatkan akses ke pasar Jepang dan juga investor-investor dari Jepang. Mari ikuti program J-Connect Indonesia, dan perluas pasar anda hingga ke negeri matahari terbit!


Daftar di sini!




Comments


Recent Posts
Dukung Transformasi Digital, Assemblr Hadir dalam Tech for Business 2023

Dukung Transformasi Digital, Assemblr Hadir dalam Tech for Business 2023

Dukung Transformasi Digital, Assemblr Hadir dalam Tech for Business 2023

6Estates dan FundFluent Bekerjasama untuk Digitalisasi Sistem Pendanaan

6Estates dan FundFluent Bekerjasama untuk Digitalisasi Sistem Pendanaan

6Estates dan FundFluent Bekerjasama untuk Digitalisasi Sistem Pendanaan

BintanGO Raih Investasi Hingga 72 Miliar

BintanGO Raih Investasi Hingga 72 Miliar

BintanGO Raih Investasi Hingga 72 Miliar

bottom of page