top of page

Transitry: AI Pengendali Emisi Karbon untuk Bisnis Eco-friendly


Dewasa ini, jejak emisi karbon masih menjadi tantangan yang mempengaruhi kualitas industri di Indonesia. Jejak ini memberikan dampak negatif bagi perusahaan-perusahaan, seperti:


  • Dampak Investasi

Jika jumlah emisi karbon dalam kegiatan operasional perusahaan meningkat, investasi dapat menurun. Sebab, investor cenderung memilih berinvestasi di perusahaan yang berkomitmen pada keberlanjutan lingkungan sebagaimana yang ada di regulasi pemerintah.


  • Dampak Reputasi

Perusahaan yang tidak mampu mengurangi jumlah emisi karbon dalam kegiatan operasionalnya bisa mendapatkan reputasi buruk dari pelanggan. Mereka akan dianggap sebagai perusahaan yang tidak peduli pada keberlanjutan lingkungan.


  • Dampak Finansial

Jika perusahaan menghasilkan emisi karbon yang tinggi, biaya energi dan sumber daya pun meningkat. Selain itu, jika perusahaan tidak dapat memenuhi standar lingkungan yang ketat, mereka dapat terkena denda atau biaya tambahan lainnya.


Sayangnya, banyak kegiatan operasional dalam suatu perusahaan berkontribusi langsung terhadap naiknya jumlah emisi karbon. Seperti, produksi barang yang tidak ramah lingkungan dan penggunaan plastik sekali pakai. Tindakan-tindakan ini dapat meningkatkan jumlah emisi karbon dan berpotensi menyebabkan perubahan iklim.


Melihat tantangan tersebut, negara-negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia, telah sepakat untuk mengurangi emisi karbon, salah satunya melalui perdagangan emisi. Hal ini mendorong lahirnya carbon economy, yaitu kegiatan ekonomi yang berhubungan dengan pengurangan emisi karbon.


Dalam carbon economy, ada istilah carbon credit. Carbon credit adalah izin yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan agar dapat menghasilkan emisi karbon sesuai dengan batas yang ditetapkan oleh pemerintah. Setiap carbon credit memiliki nilai yang setara dengan penurunan satu ton emisi karbon dan dapat diperjualbelikan. Perusahaan dapat menjual kelebihan carbon credit mereka jika menghasilkan emisi karbon di bawah batas yang ditetapkan, sedangkan perusahaan yang melebihi batas emisi karbon harus membeli carbon credit untuk mencapai target emisi mereka dan memenuhi persyaratan regulasi.


Perusahaan dapat mengembangkan teknologi baru yang dapat memantau jumlah emisi karbon agar tidak melebihi batas yang telah ditetapkan pemerintah. Transitry, salah satu portofolio GK - Plug and Play, berfokus dalam penyediaan teknologi berbasis AI untuk mengontrol jumlah emisi karbon. Teknologi mereka dapat membantu perusahaan-perusahaan dalam mencapai target penurunan emisi karbon dengan lebih mudah, sehingga perusahaan tersebut dapat bersaing di pasar global.


Transitry adalah startup cilmate-tech yang didirikan pada tahun 2022 oleh Navarun Atraya dan Vishan R. Layanannya mampu memberikan solusi terhadap pemantauan jumlah emisi karbon untuk mencegah perubahan iklim. Dengan sistem Digital MRV (Measure, Report, Verify) yang dilengkapi teknologi AI, satelit, dan smart-sensors, Transitry mampu mengelola dan mendeteksi jumlah karbon dengan akurasi sebesar 95%, membangun tata kelola karbon dengan efisien, dan mengarahkan kegiatan operasional yang lebih ramah lingkungan.


Transitry berkomitmen untuk membantu perusahaan mengelola jumlah emisi karbon yang dihasilkan dalam operasional mereka, memproyeksikan dampaknya di masa depan, dan memanfaatkan informasi tersebut untuk membuat keputusan. Transitry juga akan memberikan saran bagi perusahaan untuk mengatasi dampak negatif dari emisi karbon.


GK-Plug and Play mendukung startup-startup inovatif dalam menyelesaikan problem-problem yang dihadapi oleh bisnis-bisnis, salah satunya dalam hal pengelolaan karbon. Transitry dalah salah satu dari sekian banyak startup dari portofolio Plug and Play yang berfokus di bidang tersebut.



Tentang Transitry

Transitry adalah startup cilmate-tech yang didirikan pada tahun 2022 oleh Navarun Atraya dan Vishan R. Layanannya mampu memberikan solusi terhadap pemantauan jumlah emisi karbon untuk mencegah perubahan iklim.


Informasi lebih lanjut, kunjungi halaman web dan linkedin Transitry:

Comentários


Recent Posts
Dukung Transformasi Digital, Assemblr Hadir dalam Tech for Business 2023

Dukung Transformasi Digital, Assemblr Hadir dalam Tech for Business 2023

Dukung Transformasi Digital, Assemblr Hadir dalam Tech for Business 2023

6Estates dan FundFluent Bekerjasama untuk Digitalisasi Sistem Pendanaan

6Estates dan FundFluent Bekerjasama untuk Digitalisasi Sistem Pendanaan

6Estates dan FundFluent Bekerjasama untuk Digitalisasi Sistem Pendanaan

BintanGO Raih Investasi Hingga 72 Miliar

BintanGO Raih Investasi Hingga 72 Miliar

BintanGO Raih Investasi Hingga 72 Miliar

bottom of page